6 Kuliner Mataram yang Wajib Dicoba!

Halo semua!

Saatnya aku cerita wisata kuliner singkat di Mataram, Lombok. Kenapa wisata kuliner singkat sih? karena aku di Mataram hanya 3 hari 2 malam saja, jadi yang aku rekomendasikan hanya kuliner yang WAJIB dicoba dan rasanya mantap ūüėÄ .

Bukan berarti makanan yang tidak disebut enggak enak yaaa, tapi yang aku sebutkan pasti bikin nagih! Fyi aku ke Lombok pada bulan Agustus tahun 2017. Sebelum cerita kuliner di Mataram aku juga sudah melihat keindahan Pantai Senggigi, Lombok baca di sini dan mampir ke Islamic Center NTB baca di sini .

Apa yang ada di benak kalian tentang makanan Lombok? Kalau aku sih langsung terpikir “Cabai“. Karena sebelum ke Lombok yang aku tau makanan dari Lombok itu hanya Ayam Taliwang, dan aku pernah coba itu di Bandung yang rasanya pedas gila!! pedas parah pokoknya sampai saat makan pun aku nangis dan belikat aku pegal saking pedasnya haha. Jadi terpikirnya cuma “Cabai” tentang makanan Lombok.

Nah sekarang aku sudah ke Lombok nih tepatnya ke Ibukota-nya Mataram yang menurut aku di sana lebih banyak wisata kuliner daripada wisata alamnya (di Mataram loh yaa, bukan di Pulau Lombok :p ). Bener gak sih citra cabai di otak aku ini tentang makanan Mataram? ini dia cerita dan 6 rekomendasi makanan Lombok versi aku! cekidot:

6. Beberuk Terong

Di sini aku akan sebutkan dari tingkat rasa ya teman-teman. Aku mulai dari yang tingkat akhir ya, yaitu Beberuk Terong. Beberuk Terong yang aku coba ini adalah terong bulat mentah dan kacang panjang yang dipotong kecil-kecil lalu dicampur aduk dengan sambal tomat yang segar dan juga pedas. Cekidot penampakannya:

Beberuk Terong

Duh bagi pencinta lalap harus cobain ini! Rasanya itu pedas asam dan segar sekali. Tingkat kepedasannya itu nikmat haha enggak bikin sakit lidah. Beberuk terong ini sangat cocok jika dimakan bersama Ayam Taliwang. Foto di atas adalah saat aku makan beberuk terong di Lesehan Taliwang Irama tepatnya di Jl. Ade Irma Suryani No. 10, Cakranegara, Lombok. Nah untuk harga tenang aja, murah kok! cuma Rp 7.000/porsi.

5. Ayam Taliwang

Masih di restoran yang sama aku pesan juga ayam paling terkenal nih, Ayam Taliwang! pilihannya ada tiga ayam bakar, ayam goreng dan ayam pelecing. Aku order yang Ayam Bakar Taliwang:

Ayam Bakar Taliwang

Wiiiih mantap kan, aku order satu ekor ayam buat makan berdua HAHA. Lapar apa doyan? Doyan… Si Ayam Taliwang ini rasanya gurih, pedas¬†dan ada rasa kencurnya, harganya lumayan mahal nih Rp 50.000/ekor (iyalah mahal, satu ekor haha). Tetapi.. rasanya ternyata tidak terlalu pedas Ayam Taliwang yang aku makan di Bandung. Entah memang asli Lombok tidak terlalu pedas atau restoran ini yang penyajiannya tidak terlalu pedas. Cuman semua itu tertutupi sama kenikmatan ayam bakar ditambah beberuk terong:

Ayam Taliwang + Beberuk Terong

4. Nasi Puyung

Nasi yang satu ini tidak boleh dilewatkan oleh pecinta pedas. Nasi Puyung ini adalah nasi putih dengan lauk pauk kacang goreng, ayam suir kering, telur bulat bumbu, sambal daging bebek (bebek mercon) dan kentang mustofa. Tempat makannya adalah Warung Nasi Puyung II tepatnya di Jl. AA Gede Ngurah No.113, Sapta Marga, Cakranegara, Kota Mataram. Cekidot foto Nasi Puyung:

Nasi Puyung Bebek Mercon

Sudah aku bilang ya ini teruntuk para pedas lover. Rasa Nasi campur ini sangat pedas parah! pedasnya dari bebek mercon ini. Jadi bebek mercon itu kayak bebek yang sudah di ungkep lama, dagingnya sudah sangat lunak dan disuwir kecil-kecil (hampir bubuk) terus di kasih bumbu sambal. Bebek mercon di foto atas ada di bawah telur tuh yang ada biji cabainya, lauk pauk paling kanan.

Tapi! rasanya enak kok, beneran enak meskipun pedas tapi pedasnya bikin nafsu makan meningkat haha dan memang  si Nasi Puyung terkenal dengan sambal daging yang pedasnya tingkat tinggi. Jadi yang suka pedas pasti kalian suka Nasi Puyung. Harganya cukup murah hanya Rp 25.000/porsi. Penampakan tempat makannya nih:

Warung Nasi Puyung II

3. Sate Pusut Lombok

Nah yang satu ini sate idola aku, Sate Pusut! Sate ini terbuat dari daging cincang dan kelapa parut dicampur bumbu rempah-rempah lalu di kepal-kepal pada tusukan sate dan dibakar. Dari dulu penasaran sekali sama Sate Pusut ini keliatannya lezat haha. Kali ini aku ke tempat makan Warung Sate Rembiga Utama (WSR Bu Ririn) di Jl. Dr. Wahidin No.5, Rembiga, Selaparang, Kota Mataram. Ini dia penampakan sate idola ku!

Sate Pusut yang Menggoda
Happy Face ^-^

MasyaAllah enaknya sate ini. Rasa gurih dari daging dan dari kelapa sangat terasa, bumbu rempahnya tuh pas! ada rasa pedasnya juga sedikit. Teksturnya kenyal dan kasar dari kelapa parutnya bikin tambah mantap <3 . Ga akan kecewa sama Sate Pusut ini, harganya Rp 25.000/5 tusuk lumayan mahal tapi worth it kok. Nah untuk suasana tempat makannya enak juga nih. Konsep mereka lesehan dan tempatnya bersih loh! cekidot (swipe!):

This slideshow requires JavaScript.

2. Plecing Kangkung

Buat pecinta lalap lagi nih. Plecing Kangkung adalah hidangan kangkung rebus dan toge tebus lalu disiram sambal tomat yang pedas tentunya. Plecing kangkung ini biasanya dimakan bersama ayam taliwang atau dengan sate. Masih di restoran Bu Ririn juga aku order Plecing Kangkung. Harganya sangat terjangkau cuma Rp 7.000/porsi. Ini nih penampakan per porsinya:

Plecing Kangkung

Dari foto aja sudah menggoda kan haha. Rasanya….. duh! ini pedas segar dan kangkungnya juga lebih renyah karena pakai kangkung air. Cocok sekali makannya sama daging-dagingan. Murah tapi sehat, dan meningkatkan nafsu makan karena rasa pedasnya enggak terlalu berlebihan. Nah terakhir nih di bawah ini juara kuliner Lombok versi aku:

1. Sate Rembiga

Sate Rembiga

Sate Rembiga ini adalah sate sapi. Tapi… rasanya beda dari yang lain. Menurut selera aku ini sangat enak! Pedas, manis dan gurih jadi satu di sate ini. Ada rasa ketumbarnya yang bikin berbeda. Dagingnya empuk sekali dan manis satenya bikin nagih! Konon katanya sapi di NTB itu dagingnya manis-manis karena sapi di lepas di padang rumput tidak di kandang dan makan rumput langsung di padang rumput.

Selama aku di Lombok 3 hari 2 malam aku makan Sate Rembiga ini 3 kali haha saking enaknnya! Sate rembiga ini biasanya di makan bersama Sop Bebalung  dan Plecing Kangkung. Harganya cukup terjangkau kok cuma Rp 20.000/porsi.

Nah fyi nih untuk tempat makan Sate rembiga ini. Jadi ada dua tempat Sate Rembiga di Jl. Dr. Wahidin. Pertama ada yang aku udah sebutkan di atas Warung Sate Rembiga Utama (WSR Bu Ririn). Kedua ada Sate Rembiga Ibu Sinnasih di Jl. Dr. Wahidin No.11B, Rembiga, Selaparang, Kota Mataram. Ini dia tempat Ibu Sinnasih:

Sate Rembiga yang Pertama
Tampak Depan

Ibu Sinnasih ini adalah pemilik warung sate rembiga pertama di Lombok. Dulu tempat Ibu Sinnasih berjualan adalah percis di tempat Bu Ririn. Saat ini pindah ke no. 11B dan tempatnya yang dulu menjadi sate rembiga Bu Ririn. Terkadang konsumen Bu Sinnasih juga datang ke tempat Bu Ririn karena belum tahu sudah pindah.

Tapi rasanya sama-sama enak kok! Setiap resep mereka tentunya punya ciri khas tersendiri di rempahnya dan tetep bikin nagih! Harganya pun hampir sama seingat aku. Itu dia rekomendasi kuliner Mataram, Lombok versi aku! Juaranya adalah Sate Rembigaaaaa. Ternyata citra “Cabai” diotak aku tentang Lombok memang benar, semua makanan di atas semuanya pedas.

Oh ya! dan rasa pedas Lombok enggak akan bikin kamu sakit perut, tenang aja! dari cerita penjual Nasi Puyung katanya Cabai Lombok diproses masak dulu (entah aku lupa dia bilang “dipindang” atau apa ya) karena proses tersebut Cabai Lombok tidak akan bikin sembelit.¬†Sekian cerita kulinernya, masih ada lagi cerita yang aku belum tulis, tunggu cerita lainnya ya!

Sampai jumpa lagi! <3