Patung Tertinggi Ketiga Dunia Ada di Bali

Halo.. Readers!

Kali ini aku mau sharing saat aku jalan-jalan ke Bali! salah satu pulau di Indonesia yang paling terkenal akan tujuan wisatanya. Aku pergi di tahun 2017 bulan Agustus dan aku berangkat dari Kota Bandung pukul 12:30 dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Sampai di Bali pukul 14:00, dijemput sama orang hotel di bandara dan langsung menuju hotel di daerah Seminyak. Hari pertama aku memutuskan untuk beristirahat di hotel dan memulai jalan-jalan di hari kedua. Suasana taman dan dekat area kolam renang di hotel pada malam hari:

Hari kedua! Destinasi pertama GWK (Garuda Wisnu Kencana)

GWK ini taman budaya yang terkenal akan patung raksasa Dewa Wisnu, yang tingginya mencapai 120 meter dan patung ini tertinggi ketiga di dunia loh setelah Spring Temple Buddha mencapai 153 meter di Henan, Cina dan Laykyun Setkyar Standing Buddha di Myanmar mencapai the 130 meter.

Tetapi waktu aku ke sini patungnya belum jadi, di mana garuda dan Dewa nya masih terpisah dan di tempat berbeda. Selain bisa lihat patung raksasa, kita juga bisa lihat pertunjukan macam-macam tarian khas Bali loh! dan ada juga toko untuk beli oleh-oleh khas Bali yang lucu-lucu, unik dan antik. Semua itu masih di kawasan GWK juga😺.

Naah untuk transportasi di Bali, aku pilih 👇💪

Nyewa motor buat keliling Bali :p. Rp 70.000/ 24 jam.
nih syarat dan ketentuannya

Buat kalian yang siap banyak jalan di GWK dan tempat wisata lainnya di Bali, karena kondisi tempat wisata biasanya panas banget jadi jangan lupa hal di bawah ini:

  • pakai sunblock
  • pakai kacamata hitam
  • pakai topi
  • bawa air minum sendiri
  • pakai sepatu kets yaaa
  • bawa uang (harus lah ya)
  • dan, bawa kamera tentunya ;p

Dengan modal google Maps, sampai lah aku ke tujuan di Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali. Masuk ke area parkir GWK dikenakan biaya Rp 5.000/sepeda motor. Sesampainya di area parkir GWK kalian bakal langsung lihat pemandangan yang bagus banget. Pemandangannya mirip sedikit kaya di tebing breksi Yogyakarta. Nanti aku share foto tebingnya saat sudah masuk ya :). Nah, sebelum masuk ke GWK beli dulu tiket masuk yuk dan cek video masuk parkir GWK di sini

Tiket Parkir
tempat pembelian tiket masuk ke GWK, Rp 70.000/orang (adult)

Sudah dapat tiket! yeay! fyi untuk tiket anak kecil biayanya Rp 60.000 dan untuk turis mancanegara Rp 100.000. Tiket masuk ini sudah termasuk untuk melihat pertunjukan yang diadakan GWK juga ya. Dari loket tiket nanti kita dikasih folding maps Kawasan GWK dan isinya juga tentang destinasi GWK yang harus wisatawan kunjungi, cekidot swipe!

This slideshow requires JavaScript.

Setelah beli tiket, aku langsung jalan kaki nanjak buat liat patung raksasanya. Lumayan jauh kalau jalan haha capek, tapi bisa mampir dulu ke toko oleh-oleh yang unik khas Bali:

This slideshow requires JavaScript.

Sebelum melihat patung raksasa, aku nonton pertunjukan tari dulu di Amphitheatre, di Amphitheatre ini mengadakan beberapa pertunjukan khas Bali dari mulai pukul 10:00 s.d 20:30. Cocok banget aku sampai jam 12:00 dan ada pertunjukan Garuda Wisnu Ballet yang akan segera dimulai, ini dia pertunjukannya (swipe! ;p )

This slideshow requires JavaScript.

Pertunjukan Garuda Wisnu Ballet ini mengisahkan Burung Garuda, yang mana Burung Garuda ini adalah kendaraannya Dewa Wisnu dan sedang mencari Tirta Amerta. Penampilan mereka sangat profesional! kekompakan dan semangat mereka terasa sampai penonton, baru aja pertama disodorin tarian udah seneng, apalagi liat tarian lainnya. Sayangnya karena aku mengejar beberapa destinasi jadi cuma nonton satu pertunjukan. Nah ini jadwal lengkap pertujukan di Amphitheatre:

Jadwal pertunjukan di Amphitheatre
Cerita lengkap Garuda Wisnu Ballet

Satu lagi yang bikin seneng adalah kita bisa foto bareng sama mereka semua, dan GRATIS ;D . Bali emang ga ada habisnya untuk memuaskan wisatawan ya :’)

Selesai nonton pertunjukan, aku langsung menuju patung GWK. Sebelum naik tangga untuk melihat patung Dewa Wisnu, kalian akan disuruh pakai seperti kain samping warna coklat yang dipakai seperti sarung (bagi yang bercelana pendek) dan pakai selendang kuning di pinggang (bagi yang pakaiannya sudah tertutup). Hal ini dilakukan, untuk menghormati area GWK tersebut. Swipe!

This slideshow requires JavaScript.

Oh ya, di kawasan GWK ini ada beberapa sales yang nongkrong, dan menawarkan untuk ikut ke acara mereka gitu, yaaaa kaya prospek haha. Produk mereka itu kebanyakan vila/hotel. Dengan diiming-imingi voucher menginap di vila berbagai negara gratis dan short tour suatu vila dengan view pantai indah di Bali. Nah hati-hati ya! kalau nggak mau waktu kalian terbuang banyaaaak, tolak aja, meskipun menggiurkan. Jangan seperti aku yang termakan rayuannya hahaha dan ikut prospek ke kantor mereka, disuruh beli kapal pesiar lah, beli vila lah, aku dan suamiku kan bukan millionaire :’).

Waktu prospek dan diajak ke salah satu vila mereka menghabiskan waktu sekitar 3 jam, lama kaaaan dari pukul 14:00 s.d 16:00. Padahal aku berniat liat tari kecak pada saat sunset di Uluwatu pukul 18:00. Tapi nggak apa-apa, pengalaman 🙂Alhamdulillah aku menang kuis dapat voucher menginap gratis di vila mereka, dan terserah mau pilih di negara mana.. wihiii MasyaAllah rejeki orang sabar nggak kemana ❤ . Sempet liat vila mereka juga nih:

Cerita di Bali ga ada abisnya emang, masih banyak yang aku pingin share. Baru cerita di GWK aja berasa panjang banget. Sekian dulu aja cerita jalan ke GWK, Bali ya 🙂 . Jadi kalau kalian ke GWK total biaya nya cuma Rp 145.000/orang (parkir Rp 5000 + tiket masuk Rp 70.000 + sewa motor Rp 70.000). Next aku akan cerita ke tempat wisata Bali lainnya! Semoga bermanfaat..

See ya Readers! ❤

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

%d bloggers like this: