Liburan di Eropanya Malaysia

Melaka menjadi salah satu tujuan liburan favorit saya di Malaysia. Kota ini punya daya tarik tersendiri dari bangunan prasejarah yang dibangun oleh bangsa Portugis, Belanda dan Perancis. Hebatnya bangunan tersebut masih sangat terawat hingga saat ini. Bahkan Melaka sering disebut dengan Eropanya Malaysia karena bangunan dan lingkungannya yang masih klasik.

Selain bangunan bernuansa Eropa, kita juga bisa lihat suasana Asia. Dekat area Jonker Street, saya dapat banyak spot foto yang instagramable banget yaitu rumah-rumah klasik arsitektur Cina di Chinatown. Meskipun bangunan klasik tapi nggak terkesan kuno. Karena bangunan Chinatown di Jonker Street sungguh penuh warna, unik dan berbeda.

Rumah Klasik Arsitektur Cina, Chinatown
@jonkerwalk

Setelah puas berfoto di Chinatown kita akan melewati jembatan Tan Kim Seng, Tan Kim Seng ini diambil dari nama pengusaha asal Melaka yang dulu berdagang di Singapura. Nah, dari jembatan ini juga bisa lihat pemandangan yang bagus banget. Kita akan langsung melihat Sungai Melaka yang bersih dan di tepi sungai ada pemandangan indah bangunan Portugis dan arsitektur Cina yang sangat memesona. Selain itu kita bisa lihat juga perahu wisata yang berlalu-lalang di sungai Melaka.

Pemandangan dari Jembatan Tan Kim Seng
Sungai Melaka
Satu yang menarik juga, di dekat China Town kita bisa ikut lewat ke Hotel Casa Del Rio yang bernuansa Eropa.

Tidak kalah menarik dengan Chinatown, setelah menyebrang Sungai Melaka saya menuju bangunan Portugis yaitu A Famosa. A Famosa merupakan benteng peninggalan bangsa Portugis yang dahulu pernah menguasai Melaka. Benteng tersebut masih lengkap dengan meriamnya juga lho. Bangunan benteng bersejarah ini mendorong saya untuk berfoto-foto dengan tema monumental.

Benteng A Famosa

Tempat paling terkenal lagi adalah bangunan Belanda yang sangat mencolok dan menarik perhatian dari sebrang Chinatown. Bangunan tersebut adalah Gereja Kristus dengan warna merahnya yang khas. Swipe!

This slideshow requires JavaScript.

Gereja ini paling terkenal di Melaka, karena merupakan gereja tertua di Malaysia. Kesan elegan klasik dapet banget nih di Gereja ini. Selain itu juga ada bangunan peninggalan portugis yang bernuansa merah yaitu bangunan Stadthyus yang terkenal akan menara jamnya.

Selain berburu foto dan menikmati arsitektur ala Eropa di Melaka, kita juga bisa mengunjungi wisata malam yang terkenal banget di Melaka yaitu pasar malam di Jonker Street. Jonker Street itu tempat berbelanja suvenir dan juga wisata kuliner khas Malaysia. Pokoknya bermacam-macam suvenir khas Melaka bisa ditemukan di sini yang mulai aktif dari sore menjelang malam hingga pukul 11:00 malam. Seperti ini nih Jonker Street saat malam hari:

Gapura Jonker Street
Suasana Jonker Street
Patung Datuk Wira Dr. Gan Boon Leong the “Father of Malaysian Bodybuliding”

Tidak hanya puas belanja dan foto-foto bernuansa Eropa juga Oriental,  kita bisa juga berwisata sejarah di sini. Gimana, tertarik liburan ke Eropa ala Malaysia?

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

%d bloggers like this: