Intip Megahnya Masjid Raya Hubbul Wathan Lombok

Pasti semua sudah pada tahu kan, apa julukan pulau Lombok? Yup! pulau Lombok dijuluki sebagai pulau 1000 masjid. Masjid di Lombok berjumlah 3.767 masjid besar, 5.184 masjid kecil dan 518 masjid di desa Lombok (sumber: www^msn^com). Tidak heran kenapa disebut pulau 1000 masjid, karena saat jalan-jalan di Lombok pemandangannya rata-rata adalah masjid, bahkan bangunannya sangat bagus-bagus.

Salah satu masjidnya adalah Masjid Raya Hubbul Wathan, Lombok atau Islamic Center yang berada di pusat kota Mataram, NTB. Sebelum cerita tentang Islamic Center Mataram, fyi aku ke Lombok ini tahun 2017 ya dan kalian bisa juga lihat perjalananku dari Bali ke Pantai Senggigi Lombok, di sini 😀

Hari kedua! Destinasi kedua Islamic Center, Mataram, Lombok

Sama seperti di Bali, aku sewa motor untuk transportasi di Lombok. Biaya sewa motor di Lombok lebih mahal daripada di Bali yaitu berkisar Rp 75.000/24 jam – Rp 95.000/24 jam, tergantung motor yang disewa. Seperti biasa aku memilih motor vario agar bisa menyimpan barang-barang di bagasinya yang besar.

Lanjut, Islamic Center ini salah satu masjid yang aku kunjungi saat ke Mataram tepatnya di Dasan Agung, Kel. Selaparang, Gomong, Kota Mataram, NTB 83125. Bangunannya sangat besar juga megah! warna masjidnya juga sangat memesona, cekidot fotonya:

Nampak Masjid Paling Depan

Bisa terlihat foto di atas, paling kiri itu pintu masuk utama masjid dan sebelah kanan adalah koridor yang sangat panjang mengelilingi sebagian masjid, nah aku masuk ke pintu utama. Bagi perempuan yang tidak memakai jilbab akan disediakan jubah berhoodie. Biasanya para wisatawan mancanegara yang non muslim akan diberi jubah berhoodie.

Non-muslim bisa masuk? yes… bisa kok saat aku kesini banyak turis asing yang berhoodie melihat keindahan masjid ini. Lalu bagi lelaki yang memakai celana pendek akan disediakan sarung seperti foto suami aku di bawah ini nih:

Pakai Sarung Bagi Lelaki
Ada Foto Masjid Tertua di Lombok, Masjid Kuno Bayan Beleq

Selain menyediakan jubah, di pintu utama juga ada layanan untuk mendampingi wisatawan naik ke menara masjid yang setinggi 99 meter dan bisa melihat pemandangan Kota Mataram. Tinggi salah satu menara yang aku naiki ini mewakili nama Asmaul Husna (99 nama Allah Subhanahu wa Ta’ala ). Tidak lupa aku naik ke menaranya dong, cukup dengan Rp 6.000/orang sudah bisa naik ke menara 😀 . Sebelumnya aku masuk dulu ke masjid untuk Shalat, lihat dulu yuk foto pintu masuk masjid:

Pintu Masuk Masjid
2 Menara Depan yang Tinggi
Bedug Persatuan Islam Tionghoa Indonesia

Lanjut.. masuk ke area tempat Shalat dan…. MasyaAllah Tabarakallah indah sekali dalamnya. Masjid ini besar banget teman-teman, megah dan memikat! Segala detailnya membuat terpana :’) dengan warna yang sangat cocok perpaduannya. Tempat Shalat lelaki naik eskalator ke atas. Sedangkan untuk perempuan di atas juga (beda lantai dengan lelaki) tapi cukup pakai tangga saja.  Yuk lihat dalam masjidnya:

Langit-Langit Masjid
Detail Motif

Berkarpet Merah

Masjid Raya Hubbul Wathan bisa menampung 20.000 jamaah lho. Wow! iyalah bisa sebanyak itu, luas masjid ini adalah 6,7 hektar! Luar biasa. Saat Shalat ada momen, di mana sebelah aku ada wanita asli Jerman yang baru saja menjadi mualaf dan ikut Shalat, MasyaAllah. Dia juga bertanya seputar Islam ke orang yang duduk di sekitarnya.

Selesai Shalat ada yang tidak kalah memikat hati. Kembali ke pintu masuk masjid, belakangnya malah terlihat lebih bagus! karena cahaya matahari yang masuk ke motif pintu masuk masjid  dan terlihat lebih indah. Foto pintu masuk dari belakang:

Paling Memikat Hatiku <3

Shalat sudah, waktunya naik menara! Total menara masjid ada 5, aku menaiki menara yang berada di paling depan dan paling tinggi. Aku diantar satu dari pegawai Islamic Center ke atas, selain itu juga diceritakan sejarah dari masjid ini. Saat di atas kita bisa melihat pemandangan kota Mataram dari dua lantai, lantai 9 dan 13. Masing-masing lantai ada di luar dan dalam ruangan.

Jika sudah keluar ruangan harus hati-hati dengan barang yang dipegang. Karena bisa hilang karena angin yang sangat kencang di atas menara, jadi pegang erat-erat barangmu! Nah untuk naik ke atas aku memakai lift dan saat keluar… tadaaaa!

Pemandangan dari Menara Lantai 9
Selfie!
Luar Ruangan Menara
Pemandangan Kubah Masjid bernuansa emas
Ada di Pusat Kota Mataram

Kenal tidak sama motif pada kubah masjid? Motif kubah masjid berwarna hijau tua itu adalah motif batik Sasambo. Batik khas Nusa Tenggara Timur. Kreatif juga ya desain masjid ini. Oh ya, tinggi empat menara di foto atas berbeda ya dengan menara yang aku naiki. Keempat tinggi menara itu adalah 66 meter.

Yaaa sekian cerita tentang Masjid Raya Hubbul Wathan atau Islamic Center-nya Mataram ini teman-teman. Aku hanya mengeluarkan uang total Rp 81.000 (sewa motor Rp 75.000 + tiket naik menara Rp 6.000). Masih ada lagi tujuan aku di Lombok yang belum aku tulis. Kuliner dan tempat wisata lainnya, tungguin aja tulisan aku selanjutnya tentang Lombok ya!

Sampai jumpa lagi! <3

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

%d bloggers like this: